|
| |
Kutipan
Media
|
AGUSTUS
2005
|
| Baca Arsip Kliping Media bulan sebelumnya : | Juli
2005 |
Juni 2005 |
sebelumnya |
| |
| |
Suara
Merdeka, 31 Agustus 2005
Pelebaran
Jalan Tahap Dua Dilanjutkan, Diusulkan Rp 6 M untuk Ngaliyan-Mijen
SEMARANG- Secara bertahap pelebaran Jalan Raya Ngaliyan-Mijen dilanjutkan.
Jalan tujuh meter itu rencananya akan dilebarkan menjadi 26 meter.
Pelebaran jalan tahap kedua mulai dilaksanakan awal Agustus lalu.
Daerah yang dilebarkan mulai dari depan SD Tambak Aji 04 ke ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 30 Agustus 2005
Rute
Tol Semarang Solo Mulai Ada Kejelasan
Semarang, CyberNews. Rute jalan tol Semarang-Solo yang melalui Kecamatan
Banyumanik mulai ada kejelasan. Hari Minggu (28/8) lalu, sejumlah
petugas memasang patok-patok baru di wilayah Kelurahan Pedalangan.
Patok-patok dari kayu dengan tempelan pita bertuliskan ...
Selengkapnya |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 27 Agustus 2005
Daerah
Bisa Bebaskan Lahan Tol
Jalan
Tol Semarang-Solo Berdampak Degradasi Lingkungan
Semarang, KOMPAS - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempersilakan
pemerintah daeah kabupaten dan kota yang wilayahnya dilalui proyek
jalan tol Semarang-Solo untuk melakukan pembebasan lahan. Langkah
itu akan dihitung sebagai bagian dari penyertaan modal.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 27 Agustus 2005
Jalan
Raya Pantura Banyak Berlubang
BATANG- Kerusakan jalur raya pantai utara (pantura) ruas Alas Roban,
Kabupaten Batang, dikeluhkan pengguna jalan. Sebab, banyak jalan
yang berlubang tetapi tidak segera ditambal. Kondisi
itu sangat membahayakan penggunan jalan, terutama ...
Selengkapnya |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 26 Agustus 2005
Pelibatan
Warga Menjadi Tuntutan Mutlak
UNGARAN,
KOMPAS -- Pelibatan warga dalam pengelolaan proyek jalan tol Semarang-Solo
menjadi syarat mutlak yang disuarakan warga di sejumlah kota. Pelibatan
warga itu bukan hanya ketika jalan tol itu difungsikan, tetapi sejak
sebelum pembangunan dilakukan.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 26 Agustus 2005
Warga
Minta Kepastian Rute Tol Semarang-Solo, Pemprov Dinilai Lamban
SEMARANG-
Warga Banyumanik meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng segera
menyosialisasikan rute jalan tol Semarang-Solo. Hal itu dinilai
penting untuk menghindarkan keresahan yang mulai terjadi. Ketua
Tim Negosiasi warga Klentengsari RT 6 RW 3, Kelurahan ...
Selengkapnya |
|
WawasanDigital.com,
25 Agustus 2005
Rapat
tertutup soal jalan tol - Kepala dinas tak hadir - Komisi D kecele
di Bina Marga
SEMARANG
- Komisi D DPRD Jateng yang berniat menggelar rapat tertutup dengan
Dinas Bina Marga untuk membahas pembangunan jalan tol Semarang-Solo,
harus rela kecele. Pasalnya, rapat yang sudah terlanjur digelar
justru tak dihadiri Kepala Dinas Bina Marga, Danang Atmodjo. Padahal
....
Selengkapnya |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 25 Agustus 2005
Warga
Minta Proyek Tol Ditunda Setahun Lagi, Pemprov Harus Tegasi Jasa
Marga
SEMARANG,
KOMPAS -- Warga yang akan terkena proyek jalan tol Semarang-Solo
berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunda lebih dahulu pembangunan
proyek itu. Penundaan pembangunan proyek itu minimal setahun, sampai
sosialisasi rute proyek yang melibatkan warga ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 25 Agustus 2005
Warga
Minta Ganti di Atas Harga Pasaran, Rencana Jalan Tol Semarang-Solo
SEMARANG
- Sejumlah warga yang tanah dan bangunannya diperkirakan tergusur
pembangunan jalan tol Semarang-Solo berharap nilai ganti di atas
harga pasaran tanah setempat. Hal itu dilakukan agar kelak mereka
bisa mendapat ...
Selengkapnya |
|
WawasanDigital.com,
23 Agustus 2005
Pembangunan
jalan tol Semarang-Solo; Enam kelurahan pasti terkena
SEMARANG
- Lima kelurahan di wilayah Kecamatan Banyumanik serta satu kelurahan
di Kecamatan Tembalang dipastikan akan terkena pembebasan lahan
akibat pembangunan jalan tol Semarang-Solo. Pemerintah Kota (Pemkot)
Semarang sendiri menargetkan pengadaan tanah akan ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 23 Agustus 2005
625
Bidang Tanah Akan Dibebaskan, Pemkot Bentuk Desk Tol Semarang-Solo
BALAI
KOTA- Sebanyak 625 bidang tanah di Kecamatan Banyumanik dan Tembalang,
diperkirakan bakal terkena proyek pembangunan jalan tol Semarang-Solo.
Luas bidang tanah yang terletak di enam kelurahan itu sekitar 57,19
ha.
Selengkapnya |
|
www.kimpraswil.go.id,
22 Agustus 2005
Kegiatan
Pengadaan Komponen Jembatan Pracetak Buntu
Kegiatan
pengadaan komponen jembatan pracetak Buntu yang berlokasi di desa
Kebarongan (Buntu), Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas telah
dirintis sejak tahun anggaran 1980/1981, dengan tugas mengelola
...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 19 Agustus 2005
Rencana
Tol Semarang-Solo (2-Habis), Bupati Surati Camat, Kades, dan PPAT
KESERIUSAN
Pemerintah Daerah Jateng untuk mengembangkan jalan tol Semarang-Solo,
tidak hanya diperlihatkan Pemerintah Provinsi, pemerintah kota dan
kabupaten pun sangat antusias mendukungnya, seperti yang diperlihatkan
Pemerintah Kabupaten Boyolali yang jauh-jauh hari telah ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 19 Agustus 2005
Perlu
Perbanyak Jembatan Layang, Dampak Pembangunan Jalan Tol
SEMARANG-Dalam
mengantisipasi pemisahan desa akibat pembangunan jalan tol Semarang-Solo,
di sepanjang jalan perlu dibangun jalan/jembatan layang yang menghubungkan
wilayah yang dipisahkan oleh jalan bebas hambatan itu. Kalau perlu,
jumlahnya diperbanyak dengan ...
Selengkapnya
|
|
WawasanDigital.com,
18 Agustus 2005
Soal
pembangunan tol Semarang-Solo - ’Jangan sampai ada desa terputus’
GEDUNG
BERLIAN-Kalangan DPRD Jateng meminta agar dampak pembangunan jalan
tol Semarang-Solo, yakni terputusnya desa-desa segera mendapatkan
penanganan serius. Artinya, agar dua daerah yang semula satu kemudian
dipisahkan karena pembangunan jalan tol, harus ada ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 18 Agustus 2005
BPN
Larang Mutasi Tanah di Koridor Tol
SEMARANG-
Untuk mencegah spekulan tanah yang hanya akan menghambat pembebasan
lahan tol Semarang- Solo, akan ada upaya super- ketat terkait dengan
mutasi kepemilikan tanah di koridor rencana jalan. Pencegahan agar
tidak terjadi peralihan kepemilikan itu dilakukan oleh ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 18 Agustus 2005
Rencana
Tol Semarang-Solo (1), Spekulan Tanah Mulai Beroperasi
Sejalan
dengan rencana PT Jasa Marga dan Pemprov Jateng membangun jalan
tol Semarang-Solo sepanjang 75,6 km, muncul sejumlah persoalan di
lapangan, terutama daerah yang akan dilewati rute tol tersebut.
Suara Merdeka melaporkan hasil penelusuran ke sejumlah kelurahan
dan desa yang terkena proyek tersebut dalam tulisan berseri.
Selengkapnya |
|
wawasandigitalcom,
16 Agustus 2005
Rute
tol Solo - Semarang ditetapkan
Semarang - Rute jalan tol Semarang-Solo akhirnya ditetapkan setelah
melalui kajian mendalam, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng
belum akan melakukan sosialisasi sebelum semuanya final. Gubernur
Jateng, H Mardiyanto di Semarang, Senin, mengaku sudah menerima
...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 16 Agustus 2005
Tol
Krapyak-Jatingaleh Belum Standar
SEMARANG
- Ruas jalan tol Krapyak-Jatingaleh dinilai belum sesuai dengan
standar yang ditetapkan pemerintah. Sampai sekarang, ruas jalan
itu masih terdiri atas dua lajur untuk jalur menuju Krapyak serta
Jatingaleh. Padahal,
Peraturan Pemerintah No 15 Tahun 2005 tentang ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 15 Agustus 2005
Pembebasan
Lahan Tol Rp 816 Miliar, Direncanakan Mulai Oktober
SEMARANG-
Pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan jalan tol Semarang-Solo
akan dimulai Oktober 2005. Diperkirakan dana yang dibutuhkan untuk
keperluan itu mencapai Rp 816 miliar. Menurut penjelasan Amri dari
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jateng....
Selengkapnya |
|
WawasanDigital.com,
13 Agustus 2005
Terkait
pembangunan jalan tol Semarang-Solo; Calo tanah gentayangan di Banyumanik
BANYUMANIK
Para calo tanah yang akan memanfaatkan pembangunan jalan tol Semarang-Solo,
khususnya di daerah Banyumanik Semarang, disinyalir mulai bergentayangan.
Paling tidak mereka diperkirakan sudah ikut memetakan titik-titik
tanah yang bakal terkena ...
Selengkapnya |
|
WawasanDigital.com,
13 Agustus 2005
Rute
tol Semarang-Solo belum dipublikasikan; Biaya pembangunan dinilai
boros
SEMARANG
Komisi D DPRD Jateng menilai, biaya pembangunan jalan tol Semarang-Solo
yang dialokasikan sebesar Rp 6,132 triliun dinilai terlalu boros
dan mahal. Berdasaran estimasi dewan, anggaran tersebut sebenarnya
bisa dihemat menjadi Rp 3 triliun saja.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 13 Agustus 2005
Rute
Tol Belum Disosialisasikan
UNGARAN-
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU),
belum melakukan sosialisasi terkait dengan rute jalan tol Semarang-Solo
yang melalui daerah tersebut. Seperti ditetapkan Gubernur Mardiyanto
dalam SK tertanggal 10 Agustus 2005...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 12 Agustus 2005
34
Desa di Kabupaten Semarang Terkena Tol, Hari Ini DPRD Undang Bina
Marga
SEMARANG
- Gubernur Mardiyanto telah menetapkan rute jalan tol Semarang-Solo
sepanjang 75,6 km melalui surat keputusan (SK) tertanggal 10 Agustus
2005. Jalan bebas hambatan tersebut akan melalui Kota Semarang,
Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, Kabupaten
... .
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 10 Agustus 2005
Ditetapkan,
Rute Tol Semarang-Solo, Desk Semarang-Solo Dibentuk
SEMARANG- Rencana pembangunan jalan tol Semarang-Solo mulai ada
kemajuan selangkah. Selasa (9/8) Gubernur Mardiyanto melakukan rapat
koordinasi dengan PT Jasa Marga dan para bupati/wali kota yang wilayahnya
akan dilalui tol untuk mematangkan draf lokasi pembangunan jalan
...
Selengkapnya |
|
www.kimpraswil.go.id,
9 Agustus 2005
Menteri
PU: Pengembangan Jasa Konstruksi Belum Seperti yang Diharapkan
Menteri
Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto mengakui pengembangan jasa konstruksi
di tanah air hingga saat ini belum berjalan seperti yang diharapkan.
Permasalahan seperti kelembagaan, penyelenggaraan, maupun kinerja
jasa konstruksi sampai hari ini masih dipertanyakan. Bahkan ada
...
Selengkapnya |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 7 Agustus 2005
Tol
Semarang-Solo
Jasa Marga Minat Kerja Sama BUMD
SEMARANG, KOMPAS -- Upaya mnggandeng pemda dalam pembangunan proyek
jalan tol Semarang-Solo, PT. Jasa Marga lebih berminat bekerja sama
dengan badan usaha milik daerah (BUMD) yang khusus dibentuk Pemprov
Jateng. Badan usaha dinilai lebih cocok dalam ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 6 Agustus 2005
Pemkab
Pinjam Rp 14 M ke Bank Jateng
Jalan Tembus Karanganyar-Magetan
KARANGANYAR - Pemkab akan mengajukan pinjaman ke Bank Jateng (dahulu
Bank BPD Jateng-Red) Rp 14 miliar untuk penyediaan lahan pembangunan
jalan tembus Karanganyar-Magetan. Hal itu dilakukan setelah upaya
mengajukan pinjaman ke Bank ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 5 Agustus 2005
Pergeseran
Jalan Jangan Rugikan Warga
Soal Jalan Selatan-Selatan
KEBUMEN - Rencana pembangunan Jalan Selatan-Selatan Jateng di Kebumen
yang positif digeser ke Jalan Diponegoro perlu ada sosialisasi kepada
warga yang terkena jalur tersebut. Namun, jangan sampai hak-hak
rakyat yang terkena proyek jalan itu dirugikan.
Selengkapnya |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 4 Agustus 2005
Amdal
dan Rute Tol Disosialisasikan Bulan Ini
Proyek Tol Semarang-Solo Mulai Bebaskan Lahan
SEMARANG,
KOMPAS -- Pembangunan jalan tol Semarang-Solo sudah dalam tahap
penyempurnaan analisis mengenai dampak lingkungan. Diharapkan, Agustus
ini sosialisasi amdal, termasuk rute, dapat dilakukan ke masyarakat
dan seluruh stakeholders. "Analisis mengenai ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 4 Agustus 2005
Jalan
Selatan-Selatan Positif Digeser, Selisih Pembebasan Tanah Rp 17
M
KEBUMEN - Polemik soal pembangunan Jalan Selatan-selatan Jateng
di Kabupaten Kebumen, kini terjawab. Jalur jalan 55,8 km itu, positif
dipindah dari Jalan Daendels ke Jalan Diponegoro yang lebih dekat
ke Pantai Selatan. Hal itu terungkap dari dengar pendapat ...
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 3 Agustus 2005
Jalan
Tol Tidak Layak di Pantura
SEMARANG,
KOMPAS -- Mantan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Soenarno
menilai jalan tol tidak layak untuk dibangun di kawasan pantai utara
(pantura) dan wilayah tengah Pulau Jawa. Di kedua kawasan tersebut
tergolong daerah pertanian subur sehingga ...
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 3 Agustus 2005
Jalan
Tol : Sejumlah Patok Dicabuti Warga
UNGARAN, KOMPAS -- Sejumlah tanda atau patok uang dibuat sebagai
tanda rute proyek jalan tol Semarang-Solo, tak ada bekasnya lagi.
Pemasangan patok berupa kayu berbendera putih, patok kayu maupun
beton bercat merah, lenyap, diduga dicabut warga sekitar. Pencabutan
itu...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 3 Agustus 2005
''Amdal
Jalan Tol Harus Direvisi''
SEMARANG-
Amdal jalan tol Semarang-Solo harus direvisi dan disusun berdasarkan
data-data yang bisa dijamin validitasnya. Pihak-pihak yang mestinya
terlibat, juga tidak boleh ditinggalkan. Pendapat tersebut disampaikan
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang dari fraksi ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 3 Agustus 2005
Jalan
Tol Dikhawatirkan Memecah Desa, Sharing Pemprov Hanya 8%
SEMARANG-
Pembangunan tol Semarang-Solo dikhawatirkan akan memisahkan atau
memecah sebuah desa/kelurahan yang dilalui jalan tersebut. Permasalahan
itu sekarang belum dipikirkan pemerintah daerah.Pengamat sosial
Prof Dr. Kutut Suwondo MS, kemarin, mengemukakan...
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 2 Agustus 2005
Warga
Butuh Info Ganti Rugi yang Transparan
SEMARANG,
KOMPAS -- Warga yang terkena proyek jalan tol butuh transparansi
informasi ganti rugi. Mereka tak peduli berapa besar penyediaan
dana oleh pemerintah daerah. Mereka butuh aksi yang jelas dan terbuka
secepatnya. Tanpa transparansi yang dibangun sejak awal proyek ...
Selengkapnya
|
|
www.kimpraswil.go.id,
2 Agustus 2005
Kunjungan
Kerja Komisi V DPR RI ke Propinsi Jawa Tengah
Komisi
V DPR-RI minggu lalu melakukan kunjungan kerja ke Propinsi Jawa
Tengah mulai Senin, 25 Juli sampai dengan Jum’at, 29 Juli
2005 yang lalu. Beberapa isu yang menonjol pada saat kunjungan kerja
antara lain adalah fenomena air laut pasang atau rob pada Pantai
Utara Semarang serta ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 2 Agustus 2005
Soal
Jalan Tol Semarang-Solo, Perpres Alternatif Terakhir Pembebasan
Tanah
SEMARANG-Peraturan
Presiden (Perpres) No 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi
Kepentingan Umum sebaiknya tidak serta merta digunakan dalam pembebasan
tanah untuk pembangunan jalan tol Semarang-Solo. Anggota Fraksi
Partai Amanat Nasional ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 2 Agustus 2005
Tim
Amdal Tanpa Ahli Transportasi, Kajian Jalan Tol Semarang-Solo
SEMARANG
- Analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) jalan tol Semarang-Solo,
ternyata disusun tanpa melibatkan ahli transportasi. Akibatnya,
hasil kajian bidang transportasi dalam dokumen tersebut validitasnya
diragukan. Hal itu dikemukakan oleh peneliti transportasi dari ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 1 Agustus 2005
Jalan
Tol Semarang-Solo Bisa Timbulkan Kemacetan di Kota
SEMARANG-
Pemprov Jateng diminta mempertimbangkan dampak lalu lintas di Kota
Semarang, jika jalan tol Semarang-Solo tetap dibangun. Dampak tersebut,
antara lain makin parahnya kemacetan jalan-jalan di kota itu. Hal
itu disampaikan ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 1 Agustus 2005
Peninggian
Jl Raden Patah Dilanjutkan, Saluran di Sekitarnya Mendesak Diperbaiki
SEMARANG
- Dinas Bina Marga Jateng akan segera melanjutkan perbaikan Jl Raden
Patah. Proses perbaikan tersebut sementara dihentikan agar urukan
pasir bercampur semen itu bisa mengeras terlebih dahulu. Penjelasan
itu disampaikan pejabat Pembuat Komitmen Proyek ...
Selengkapnya
|
|
www.kimpraswil.go.id,
1 Agustus 2005
Pentingnya
Perbaikan Pelayanan Jalan Tol
Tarif
tol yang ada saat ini merupakan hasil ketetapan pada tahun 2003.
Pasal 48 Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan, secara
jelas telah menyatakan bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol
dilakukan setiap 2 tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.
Untuk itu ...
Selengkapnya
|
|
www.kimpraswil.go.id,
28 Juli 2005
RTRW
Harus diketahui Masyarakat
Penetapan
lokasi yang akan terkena kegiatan pembangunan untuk kepentingan
umum harus sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang
telah ditetapkan terlebih dahulu. Namun sayangnya informasi mengenai
RTRW masih sulit diakses masyarakat luas, padahal ...
Selengkapnya
|
|
| |
| |
| Baca Arsip Kliping Media bulan sebelumnya
: | Juli
2005 | Juni 2005 | sebelumnya |
| |