Kompas
Edisi Jawa Tengah, 14 Oktober 2005
Jalan
Ambles di Jalur Bumiayu-Purwokerto
 |
|
Akibat hujan turun seminggu terakhir, ruas jalan yang menghubungkan
Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Brebes, tepatnya di Desa
Karangkemiri, Pekuncen, Banyumas, longsor. Lokasinya 26
km dari Kota Purwokerto dan 15 km dari Bumiayu, Brebes.
Longsoran itu mengancam memutuskan jalan seperti terlihat
Kamis (13/10) |
PURWOKERTO, KOMPAS - Jalur alternatif Bumiayu-Ajibarang-Purwokerto,
Rabu (12/10) malam terganggu jalan ambles. Bahu jalan provinsi
di perbatasan Desa Karangkemiri dengan Desa Kranggan di Kecamatan
Pekuncen, Kabupaten Banyumas itu ambles sepanjang 20 meter, lebar
dua meter, dengan kedalaman 10 meter. Akibat amblesnya jalan itu,
arus lalu lintas kendaraan roda empat yang melalui ruas jalan
itu harus berjalan satu-satu.
Priyono, Kepala Balai Unit Pelaksana Teknis Bina Marga Wilayah
Cilacap-Banyumas, Kamis (13/10) di Banyumas, mengatakan, di samping
lokasi ruas jalan itu tanahnya labil, amblesnya bahu jalan di
kilometer 26 itu akibat tergerus arus Sungai Cikawung. Perbaikan
hari Kamis tengah dilakukan agar arus lalu lintas di jalur alternatif
itu menghadapi arus mudik Lebaran, tidakterganggu.
“H-7 (tujuh hari sebelum) Lebaran tahun 2005 perbaikan diharapkan
sudah selesai sehingga arus kendaraan pemudik yang menggunakan
jalur alternatif ini tidak terganggu. Sekarang sedang disiapkan
bronjong untuk menutup bahu jalan yang ambles," ujar Priyono.
Jalur alternatif Bumiayu-Pur¬wokerto memang rawan longsor.
Selain itu, kawasan itu juga rawan banjir. Namun, jalur alternatif
itu banyak dilalui kendaraan karena lebih dekat dari pantura ke
selatan (WSI/NTS)