|
| |
Kutipan
Media
|
SEPTEMBER
2005
|
| Baca Arsip Kliping Media bulan sebelumnya : Agustus
2005 | Juli
2005 |
Juni 2005 |
sebelumnya |
| |
| |
Suara
Merdeka, 30 September 2005
Rute
Tol Diminta Sesuai Perda RDTRK
RENCANA pembangunan jalan tol Semarang-Solo sepanjang lebih dari
76 km tidak semulus yang diharapkan. Permasalahan terbesar yang
harus diselesaikan di awal adalah penentuan rute sekaligus menetapkan
mana saja lahan yang harus dibebaskan.
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 28 September 2005
Menggagas
Terowongan Tol dan KA Joglosemar
Kebutuhan
lahan yang luas dan memanjang untuk membuat jalan tol jelas memiliki
dampak lingkungan yangkompleks dan berjangka panjang. Pembebasan
lahan, alih kepemilikan, dan perubahan tata ruang menjadi masalah
pelik, apalagi untuk wilayah yang padat penduduk, daerah pertanian...
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 28 September 2005
Tol
Semarang-Solo, Pembangunannya Harus Perhatikan Prinsip Keadilan
Pembangunan
jalan tol Semarang-Solo jangan hanya mengutamakan prinsip kegunaan
(utilitarianism), tetapi juga harus memerhatikan prinsip keadilan.
Hanya mengutamakan prinsip kegunaan akan menghilangkan rasa keadilan
masyarakat yang tanah atau lahannya terkena proyek tol.
Selengkapnya
|
|
www.kimpraswil.go.id,
27 September 2005
H-7
Menjelang Lebaran Jalan Diharapkan Normal
Menjelang
Lebaran 2005 nanti diperkirakan bertepatan dengan musim hujan. Ini
akan menimbulkan permasalahan seperti kemacetan, banjir dan tanah
longsor.
Ruas-ruas jalan rawan longsor atau rawan banjir memungkinkan menjadi
hambatan.
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 27 September 2005
Perlu,
Transparansi Tol Semarang-Solo
Sosialisasi Intens Hindari Kegagalan Komunikasi
SEMARANG,
KOMPAS – Dalam proyek pembangunan jalan tol Semarang-Solo,
tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Pada saatnya nanti, tetap akan
diinformasikan dan dikomunikasikan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan
Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto dalam sambutan ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 27 September 2005
Tiga
Juta Meter Persegi Sawah Akan Terkena Tol Semarang-Solo
SEMARANG-Pembangunan
jalan tol Semarang-Solo akan mengenai lebih dari 3 juta meter persegi
lahan persawahan. Maka, petani adalah kelompok masyarakat yang paling
terkena dampak pembangunan infrastruktur tersebut. Hal itu disampaikan
anggota ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 27 September 2005
Pemkab
Kaji Penyertaan Modal Tol Semarang-Solo
KARANGANYAR
- Pemkab Karanganyar akan melakukan kajian terlebih dulu sebelum
menyatakan keikutsertaannya untuk menanamkan modal terkait pembangunan
jalan tol Semarang-Solo. Pasalnya, nilai investasi tersebut diperkirakan
cukup tinggi yakni Rp 21 miliar.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka,
23 September 2005
Sambung Rasa Dialog dengan Gubernur Mardiyanto tentang Tol
Semarang-Solo
Tanya:
Bapak Gubernur, bagaimana sebenarnya rencana pelaksanaan pembangunan
jalan tol Semarang-Solo? Terima kasih. Mujiono, Gombel Permai, Kota
Semarang.
Selengkapnya |
|
www.kimpraswil.go.id,
23 September 2005
Pemerintah
Buka Tender 16 Ruas Jalan Tol
Setelah
selesai melakukan tender investasi jalan tol batch I, Departemen
Pekerjaan Umum akan membuka tender investasi jalan tol batch II
yang terdiri dari 16 ruas jalan tol yang ada di Jawa dan Sumatera.
“Mudah-mudahan
17 Oktober akan kita umumkan di media ... |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 23 September 2005
Tol
Semarang-Solo. Pengadaan Tanah Mundur Setelah Januari 2006
Ketua
Kelompok Kerja Tanah Tim Percepatan Pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo
Suko Mardiono, Kamis (22/9) di Semarang mengatakan, pengadaan tanah
untuk proyek jalan tol Semarang Solo baru bisa dimulai setelah Januari
2006 atau setelah ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 23 September 2005
Penyertaan
Modal Tol Semarang-Solo, BUMD Kuasai 51% Jatah Pemprov
SEMARANG-
Badan usaha milik daerah (BUMD) dengan nama PT Sarana Pembangunan
Jawa Tengah (SPJT) akan menguasai 51% dari jatah penyertaan modal
yang diambil Pemprov untuk pembangunan jalan tol Semarang-Solo.
Sisanya akan ditawarkan kepada enam kabupaten/kota yang dilalui
...
Selengkapnya |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 21 September 2005
Pembatasan
Solar Ganggu
Penyelesaian Proyek Jalan
Pembatasan
pemakaian solar bersubsidi sangat mengganggu penyelesaian pembangunan
dan rehabilitasi jalan dan jembatan di pantai utara Pulau Jawa.
Pertamina membatasi ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 17 September 2005
Jalan
Harus Dilebarkan. Sulit, Atasi Kemacetan di Pemalang
PEMALANG
- Polres Pemalang sudah berupaya mengatasi kemungkinan terjadinya
kemacetan lalu lintas di jalur pantura pada lebaran mendatang. Antara
lain, mengadakan jalur alternatif. Namun, upaya tersebut diperkirakan
takkan mampu mengatasi kemacetan.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 17 September 2005
Jalan
Lingkar Utara Tahap II Mulai Dikerjakan
TEGAL - Proyek jalan lingkar utara tahap II, kemarin mulai dikerjakan.
Proyek tersebut merupakan tindak lanjut dari proyek tahap I yang
baru menyelesaikan pekerjaan fisik berupa pembentukan badan jalan
sepanjang 1,3 km. Kendati demikian, Pemkot masih menemui ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 17 September 2005
Pembangunan
Tol Hindari Permukiman Padat. Menjauh dari Jalur Pantura
BATANG
- Pemkab Batang memastikan pembangunan jalan bebas hambatan (jalan
tol) Batang-Kendal-Semarang menghindari permukiman padat. Karena
itu, jalur diarahkan menjauh dari jalan raya pantai utara (pantura),
yakni di sebelah selatan lintasan rel kereta api (KA) Semarang-Cirebon.
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 17 September 2005
Jalan
Dorowati-Petanahan Rusak Penuh Jeglongan
KEBUMEN - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Kebumen saat ini mengalami
kerusakan. Bahkan pada ruas jalan sekitar Pasar Dorowati Kecamatan
Klirong ke Petanahan ataupun ke barat sampai Desa Podourip juga
rusak parah. Kerusakan jalan yang cukup mencolok ...
Selengkapnya
|
|
www.kimpraswil.go.id,
14 September 2005
UU
No. 38/2004 Atur Keikutsertaan Masyarakat dalam Penyelenggaraan
Jalan
Menteri
Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menilai jalan merupakan urat nadi
kehidupan masyarakat yang penyediaanya menjadi tanggungjawab pemerintah.
Hal itu diatur dalam Undang-Undang U No.38/2004 tentang jalan sebagai
pengganti UU No.13/1980. Dalam UU yang baru itu ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 14 September 2005
Palbapang-Mertoyudan
Mulai Pengukuran Tanah
BOROBUDUR
- Pembebasan tanah untuk pelebaran Jalan Raya Magelang-Yogyakarta
dari Palbapang hingga Mertoyudan menjadi tanggung jawab Pemkab Magelang
dan Pemprov Jateng. ''Saat ini sedang berlangsung pengukuran tanah
untuk kebutuhan pelebaran jalan itu ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 14 September 2005
Dikeluhkan,
Lubang Kerokan Paguyangan-Purwokerto
BUMIAYU - Keberadaan lubang kerokan di sepanjang jalan raya Paguyangan-Purwokerto
yang dibiarkan berminggu-minggu kembali dikeluhkan pengguna jalan.
Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, lubang itu juga telah
mengakibatkan sejumlah kecelakaan ... .
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 13 September 2005
Proyek
Seharusnya Dibuat Transparan, Terkait Pematokan Rencana Lokasi Jalan
Tol
SEMARANG-
Berkaitan dengan rencana pembangunan jalan tol Semarang-Solo yang
bergulir saat ini, pemerintah dinilai seperti meneror warga yang
tinggal di sekitar lokasi rencana jalan tol tersebut. Warga di beberapa
wilayah yang lahannya diperkirakan akan ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 13 September 2005
Jembatan
Kemuning Mendesak Diperbaiki, Untuk Jalur Alternatif Lebaran
PEMALANG - Jembatan Kemuning di Ampelgading,
Pemalang yang rusak dikhawatirkan tidak bisa berfungsi sebagai jalur
alternatif Lebaran karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
Kerusakan
jembatan sudah lama dikeluhkan masyarakat, terutama oleh ...
Selengkapnya |
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 12 September 2005
Rute
Tol Dinilai Tidak Layak
Pemkot
Semarang Tidak Punya Dana untuk Bebaskan Lahan
SEMARANG, KOMPAS - Warga Kelurahan Pedalangan, camatan Banyumanik,
Semarang, menilai, rute jalan Semarang-Solo yang melewati lahan
mereka tidak layak. Jalan tol Semarang-Solo hanya akan merusak ekosistem
jika tetap dipaksakan pembangunannya.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 12 September 2005
Tol
Semarang-Batang Dinilai Menguntungkan
Kereta Api Butuh Perhatian
SEMARANG-
Pembangunan jalan tol Semarang-Batang diharapkan dapat memecah kepadatan
lalu lintas di jalur pantai utara Jawa (pantura). Jalan tol sepanjang
75 kilometer itu, diharapkan dapat menjadi alternatif bagi angkutan
barang maupun penumpang, terutama ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 10 September 2005
Bina
Marga Masih Perlu Sosialisasi. Pengambilan Sampel Tanah Tol Gagal
SEMARANG
- Warga RT 1 RW 3, khususnya Kampung Tirtoagung, Kelurahan Pedalangan,
Kecamatan Banyumanik, menolak terkena proyek jalan tol Semarang-Solo.
Sekitar 26 warga RT 1 RW 3 Tirtoagung yang tergabung dalam Forum
Komunikasi Jalan Tol (FKJT) menilai, rute tol seharusnya...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 10 September 2005
Konsultan
Jalan Tol Cari Alternatif, Lewati Kawasan Industri
SEMARANG - Sejumlah kawasan industri dan permukiman padat diperkirakan
akan terkena rute tol Semarang-Batang. Berdasar hasil survei yang
dilakukan PT Perencana Jaya Jakarta, rute tol sebagaimana detail
engineering design (DED) tahun 1997 akan melewati sejumlah kawasan
industri.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 9 September 2005
PT
Tol Semarang-Solo Dibahas DPRD
SEMARANG-Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pembuatan
perusahaan terbatas (PT), terkait dengan upaya Pemprov Jateng ikut
dalam penyertaan modal sejumlah kegiatan, termasuk pembangunan tol
Semarang-Solo, mulai dibahas DPRD Jateng.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 9 September 2005
Dipastikan
Lewati Pemukiman Padat, Tol Semarang - Batang
SEMARANG - Pembebasan tanah untuk pembangunan jalan tol Semarang-Batang,
diperkirakan tak mudah dilakukan. Sesuai dengan peta kasar, jalan
bebas hambatan itu akan melewati permukiman padat di sisi barat
Kota Semarang. Untuk mengantisipasinya, pemerintah ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 9 September 2005
Tol
Semarang - Batang,
Lalinnya Lebih Padat
SEMARANG - Rencana pembangunan jalan tol Semarang-Batang, tak urung
mengundang pertanyaan dari berbagai kalangan. Mengapa jalan bebas
hambatan ke arah barat itu lebih didahulukan, ketimbang jalan tol
Semarang-Demak yang lebih dulu menjadi pembicaraan?
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 8 September 2005
Jalan Tol Indonesia Tertinggal Jauh
JAKARTA - Indonesia tertinggal jauh dari negara tetangga Malaysia,
dalam hal pembangunan jalan bebas hambatan atau tol. Hal ini disebabkan
oleh tiga faktor, yaitu tarif, pengadaan tanah untuk pembangunan
jalan tol, dan adanya pasal-pasal yang menghambat investor.
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 8 September 2005
Jalan
Tol Semarang-Batang Disurvei, Sepenuhnya Dibiayai Investor
SEMARANG - Setelah pengguliran rencana pembangunan jalan tol Semarang-Solo,
Pemkot terlibat dalam perumusan proyek serupa ke arah barat. Berkait
dengan upaya mempercepat akses transportasi ke barat tersebut, saat
ini sedang dirintis pembangunan jalan tol Semarang-Batang.
Selengkapnya |
|
www.kimpraswil.go.id,
7 September 2005
Pelaksanaan
Keppres 80/2003 Masih Temui Masalah
Dalam
pengadaan barang/jasa pemerintah, masih banyak ditemui permasalahan
disebabkan penanggungjawab penyelenggaraan pekerjaan belum sepenuhnya
memahami/mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada dan masih adanya
perbedaan ...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 6 September 2005
Pelebaran
Jalan Ngaliyan-Mijen, Kontraktor
Keluhkan Pohon di Badan Jalan
SEMARANG - Pengerjaan proyek pelebaran jalan Ngaliyan-Mijen tahap
II, terhalang beberapa pohon besar yang berada tepat di badan jalan.
Pohon angsana tersebut lokasinya berada di jalur yang akan terkena
pelebaran jalan. Jika tidak ditebang, dikhawatirkan akan menghambat
...
Selengkapnya |
|
Suara
Merdeka, 6 September 2005
Jalan Selatan Butuh Lahan 1.137.186 M2
KEBUMEN
- Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Kebumen -dari Sungai Bodo
perbatasan Cilacap-Kebumen sampai Kali Wawar di Mirit yang berbatasan
dengan Purworejo-, membutuhkan lahan seluruhnya 1.137.186 meter
persegi. Menurut Kabid Bina Teknik ...
Selengkapnya |
|
www.kimpraswil.go.id,
5 September 2005
Jalan
Lintas Dapat Kucuran Dana Rp 1,9 Triliun
Dalam
wawancara hari ini, (5/9) Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto
menjelaskan program-program strategis Departemen PU. Di bidang jalan,
jalan lintas seperti Lintas Kalimantan, Pantura-Jawa dan Lintas
Sumatra mendapatkan perhatian dari Dep. PU karena ...
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 5 September 2005 Tol
Semarang-Solo, Warga Resah Berkoordinasi Menolak
Satu
bulan menjelang tahap pembebasan lahan proyek tol Semarang-Solo, warga
sekitar rute tol tersebut makin resah. Terlebih dengan adanya pematokan-pematokan
rute yang menurut warga dilakukan tanpa persetujuan mereka.
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 1 September 2005
Mutasi
Tanah Harus Izin Gubernur
SEMARANG
- Pembangunan jalan tol Semarang-Solo akan lancar, jika tak ada
persoalan yang berarti dalam pembebasan lahan. Untuk meminimalisasi
dan membatasi ruang gerak para spekulan tanah, dibuat persyaratan
superketat, berkaitan dengan mutasi tanah di ... .
Selengkapnya
|
|
Kompas
Edisi Jawa Tengah, 31 Agustus 2005
TOL SEMARANG-SOLO
Tanah Kembali Dipatoki, Warga Mengadu ke DPRD
SEMARANG,
KOMPAS - Warga Klentengsari, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik,
Semarang, makin resah menyusul dipasangnya patok dan pita penanda
lokasi jalan tol Semarang-Solo hari Minggu (28/8). Pemasangan penanda
lokasi itu tanpa disertai persetujuan dan penjelasan ...
Selengkapnya
|
|
Suara
Merdeka, 1 September 2005
Kapolwil
Berharap Jalur di Pemalang Dilebarkan
PEKALONGAN - Sebentar lagi lebaran akan tiba. Lalu lintas di jalur
pantura, khususnya di wilayah Kabupaten Pemalang, diduga akan macet
seperti tahun sebelumnya. Kemacetan
arus lalu lintas biasanya terjadi di jalan sepanjang 26 kilometer
antara Ulujami hingga Lawangrejo.
Selengkapnya
|
|
| |
| |
| Baca Arsip Kliping Media bulan sebelumnya
: | Juli
2005 | Juni 2005 | sebelumnya |
| |